==
Yigit dan Nurpun Resmi bercerai,,,
Merekapun keluar dari ruangan persidangan perceraian, Yigit terus menatapi melihat ke arah Nur dari belakang dan Nur terus menoleh kebelakang melihat Yigit
Nurpun langsung pergi meninggali Yigit dengan rawat wajah yang penuh sedih dan Yigit mengikutinya dari belakang juga penuh dengan kesedihan yang mendalam.
Diluar Karem dan Iclal dengan kendaraannya yang menunggu Yigit dan Nur keluar dari gedung persidangan.
Iclalpun menghubungi Firat untuk menyuruh mendatangkan wartawan untuk menaiki popularistas Nur sebagai model dan mengetahui tentang persidangan ini. Firatpun yang awalnya tidak mau mengikuti urusan ini lagi.
Nurpun keluar dari gedung dan Yigit menyamperinya, Iclal terlihat senang kalau mereka berdua sudah bercerai.
Nur dan Yigitpun berbicara berdua di luar gedung
Nur : Ini sudah berakhir, sudah waktunya untung mengucapkan selamat tinggal. Selamat tinggal Yigit Kozan.
Disaat mereka sedang berbicara ada wartawan yang memfotoin mereka tapi mereka tidak mengetahui jika ada wartawan.
Saat Nur ingin pergi, Yigitpun meraih tangan Nur.
Yigit : Kamu yang meminta untuk meninggalkannya dan aku menerimanya. Itu begitu mudah dan sederhana.
Nur : yah mudah, sangat mudah..
Yigit : dan apa kamu tahu mengapa ini lebih mudah ? Akupun tidak pengadilan itu, aku juga tidak peduli dengan keputusan hakim tersebut kalau kita sudah bercerai. Dan apa itu ? ahh ? apa ? apa kita sudah memikirkan itu secara matang ? walaupun kamu, Nur.. Mengucapkan perpisahan ini.
Yigitpun langsung meraih tangan Nur dan menaruhnya didadanya
Yigit : Selamanya masih ada Cinta , Nur.. selamanya masih ada disini tidak akan pernah ada kata perpisahan bagiku.
Yigitpun menurunkan tangan Nur dan Nur hanya terlihat diam saja
Yigit : Yah.. mungkin ini akan berlalu sepanjang hidupku dan tidak untuk kembali bersama. . Mungkin seluruh hidupku akan melewati tanpa cinta, tapi.. apapun itu.. apapun yang terjadi, sekarang aku akan menjadi bayang-bayangmu..
Yigit : Aku tidak akan menyerah denganmu. Aku Yigit Kozan apapun yang aku yakin sepenuhnya, Jantung ini terus berdetak untuk selamanya dan tetap tidak akan pernah berhenti ataupun menyerah untuk mencintaimu.
Yigitpun pergi meninggali Nur.
Nurpun yang hanya terdiam menguraikan menahan air matanya saat Yigit berbicara padanya.
Yigitpun masuk kedalam mobil dan pergi. Karempun langsung menyamperi Nur tapi Nur langsung pergi berjalan sendiri sambil terseduh.
(Backsound musik sedih )
Nur yang berjalan sambil tersedih dan Yigitpun yang didalam mobil mengendarai juga terlihat nampak sedih.
Mereka saling mengingat kejadian kebersamaan mereka sebelum-sebelumnya.
Nurpun melihat ada sebuah pernikahan, lantas Nur menangis tambah mewek.
Dan Yigit pergi ketebing pantai dan Yigit juga menangis.
Dilain tempat,
Cahit mendapatkan telepon dari Nazan, lalu ada Elmas datang, Elmas menanyakan pasti kalau Dokter salah mengenai testnya.
Cahit menanggapi kalau semua ini sudah berakhir, Cahitpun langsung pergi dan meninggali Elmas.
Firat bersama Karem dan Hazal yang sedang diperusahaan membahas rapat mengenai untuk mencari model mempromosikan Produknya.
Nurpun berniat untuk datang ke perusahaan itu lagi, tapi ada Yigit dan Yigitpun langsung menyamperi Nur.
Yigit : Nur..
Nur : Apa yang kau lakukan disini ?
Yigit : Aku melakukan apa yang aku katakan tadi padamu Nur.. Aku katakan untuk terus tidak berhenti menjadi bayang-bayanganmu ( mengejarmu )
Nurpun menjawab sambil berteriak
" Tidakkah kau lihat dengan kenyataannya "
Yigitpun menjawab
" Mungkin aku tidak punya hak untuk itu tetapi percalayah aku mengatakan aku tidak punya pilahan lagi untuk terus mengejarmu "
Nur : Yigit.. Jangan membuatku gila. Apa kamu tidak takut untuk mendapat perintah tahanan ?
YIgit : katakan saja jika kamu menginginkannya. Tapi ini tidak ada gunanya, aku tidak bisa jauh darimu.
Nur : Dan apa yang kamu lakukan juga tidak ada gunanya. Tidak akan pernah merubah apapun. Bahkan jika kamu terus menjadi bayang-bayanganku dan untuk mengikutiku terus setiap langkah. Kamupun sendiri yang sudah mencoba untuk menghancurkan hubungan kita berdua. Kita berdua, dengan semua ini kamu tidak akan bisa lagi untuk bersama denganku.
Ahhh, jika kamu tetap ingin mengikuti untuk masuk kedalam. Kamu akan melihat aku dalam rekaman, bagaimana melihat didalamnya istrimu melakukan hal itu. Lihatlah, bagaimana istrimu bahwa kamu tidak bisa menangani hal itu dan yang telah menahan rasa sakit ini.
Yigitpun menjawabnya
" Aku tidak perlu untuk masuk kesana, Aku bisa menjumpa istriku begitu sudah keluar. Mungkin dia berpikir bisa menipuku dan meyakinkanku tetapi aku tidak bisa.
Yigitpun memegang pipi Nur sambil berkata " Aku hanya takut kehilanganmu, "
Nurpun langsung menurunkan tangan Yigit. Yigitpun langsung melanjutkan pembicaraannya
" Aku bercerai denganmu hanya untuk mencoba membuat dirimu tenang saja, bahwa aslinya aku tidak menginginkannya ataupun mengatakannya, aku akan terus memberitahu dan akan terus memberitahumu seratus kali bahkan sampai matipun aku akan terus memberitahumu, apa kamu mengerti ? sampai nafasku masih ada, aku tetap tidak akan berhenti terus mengejarmu "
Nurpun menjawab " Sudah berakhir, Ini sudah berakhir denganmu. Awal pertama hidup tanpamu. Aku juga akan hidup sendiri tanpamu ". Nurpun langsung masuk kedalam kantor dan Yigit diluar sambil berteriak
" Tapi, kamu tidak mengatakannya dari Hati Nur... dari Hati... "
Nur pun segera masuk kedalam gedung dan disaat didalam nur menangis sambil berkata
" Hari ini adalah hari pertama tanpa denganmu "
Disaat sedang menghubungi client untuk mencari model terbaru tetapi model-modelnya tidak bisa, Karem terlihat kecewa dengan apa yang dia ketahui, mereka yang sedang berdukusi untuk mencari pengganti model baru. Tapi, tiba-tiba ada Nur datang dan Nur mengatakan untuk ingin bekerja kembali, Karem terlihat sangat senang melihatnya.
Ditempat lain, di perkebunan Kozan Cahit sedang menelepon seseorang dan ada Nazan disana.
Lalu ada Ny,atul datang dan mengatakan pada Cahit kalau Cahit sedang tidak bersemangat.
Cahitpun menanggapi kalau dirinya baik-baik saja.
Elmas pergi ke ruang kamar sakit Tayar dan ada Hafizeh disana. Ibunya Hafizeh terlihat sangat marah dengan apa yang dia ketahui, tetapi Elmas mencoba untuk menjelaskan semuanya apa yang terjadi.
Tapi Ibunya Hafizeh sudah terlanjur marah dan Elmas terlihat sedih untuk menceritakan semuanya begitu sulit, lantas Elmaspun langsung pergi keluar sambil menangis.
Di tempat pemotretan, Nur terlihat siap dalam pemotretan dan semua terkesan dengan penampilan Nur.
Di sisi lain, Iclal yang sedang menyiapkan minuman untuk Mert dan menaburi serbuk soda kedalam minuman Mert. Mertpun mengatakan kalau dirinya tidak ingin meminum minuman itu, karena minuman itu untuk orang Dewasa dan Iclal tetap memaksa sambil memberitahu Mert , kalau Mert meminum itu dan menghabiskannya akan membuat Ayahnya kembali kerumah. Lantas Mertpun menghabiskannya.
Malam berlangsung...
Dikamar Mert, Terlihat ada Yigit dan Iclal. Mert mengalami demam, Yigit mencoba untuk membawa Mert ke rumah sakit, tapi Iclal mengatakan kalau Mert dirawat di rumah saja. Iclalpun memberikan kode pada Mert.
Mertpun langsung memberitahu pada Ayahnya.
Mert : Ayah tinggallah disini malam ini.
Yigit menjawabnya " Tentu saja Ayah akan tinggal, sepanjang malam Ayah akan bersamamu, jangan khawatir "
Dan Yigitpun menyuruh Mert tutup matanya untuk tidur.
Ditempat pemotretan, Nur terus melakukan seksi pemotretan, Firat senang sekali karena bisa bekerja sama dengan partnernya Karem, sementara Karem yang dari tadi hanya tersenyum aja memandang Nur.
Pemotretannyapun selesai..
Firat mengatakan pada Karem kalau Karem sangat beruntung kalau Karem sangat beruntung jika mendapatkan Nur karena Nur sudah bercerai.
Karempun terlihat langsung terangah-engah yang dikatakan Firat.
Sementara Hazal yang hanya dari tadi nguping pembicaraan Firat dengan Karem,
Lalu Hazal mencoba menyamperi Nur, Hazal mengatakan sesuatu pada Nur.
Hazalpun langsung frontal mengatakannya pada Nur kalau Nur harus berhati-hati pada Karem karena Karem bisa jatuh cinta pada Nur karena Nur mirip dengan seseorang.
Nurpun menjawab sambil terbawa emosi kalau dia tidak mau mengetahui apa-apa dan mengatakan kalau Nur disini hanya untuk bekerja saja.
Tetapi Hazal sudah memperingati Nur untuk berhati-hati pada Karem.
Nurpun langsung enyah dari hadapan Hazal.
Hazalpun bergumam sendiri dalam hatinya " Dasar bodoh, Andai saja jika kamu tahu yang sebenarnya "
Sementara Firat dan Karem yang sedang melihat foto albumnya Nur.
Lalu Nur datang dan keluar mengatakan " Selamat malam "
Karempun mengatakan pada Nur ingin mengantarkan Nur. Nurpun menjawabnya kalau tidak usah repot-repot. Lalu ada Hazal datang dan mengatakan pada Tn.Karem. " Tn.Karem kendaraan mobil kita sudah siap" Karempun mengatakan pada Nur " Baiklah, malam ini kamu terlihat istimewa, terima kasih. Sampai jumpa besok"
Nurpun membalas sapaan Karem " Sampai jumpa besok "
Karem dan Hazalpun pergi, Karem yang bersama Hazal didalam mobil. Hazalpun membicarakan sesuatu pada Karem kalau dia tidak ingin Nur menjadi sepertinya lagi. Lantas Karempun berteriak dan marah, Karem langsung menyuruh Hazal untuk turun dari mobilnya. Hazalpun terlihat sangat kesal.
Nur yang berjalan kaki menuju hotel penginapan Elmas, Nur berjalan sambil terengah-rengah " Aku akan baik-baik saja, semua akan baik-baik saja "
Sementara di kamarnya Mert. Mert yang sedang tertidur dan di sampingnya terlihat ada Yigit dan Iclal.
Yigit yang sedang mengelus rambutnya Mert dan Iclalpun memegang tangan Yigit dan menanyakan soal cincin pernikahannya yang masih dipakai oleh Yigit di jari manisnya.
Yigitpun langsung pergi dari kamar Mert dan Iclal mengikutinya dari belakang.
Iclalpun menanyakan pada Yigit
" Kamu ingin pergi kemana ? Kamu tidak ingin menginap malam ini dengan anakmu? "
Yigitpun menjawabnya dan mengatakan pada Iclal untuk tenang dan tidak berteriak agar tidak membangunkan siapapun, Yigit mengatakan dia hanya mengambil obat untuk menurunkan demam anaknya.
Setelah Yigit sudah mengurus semuanya , Iclal mememberitahu Yigit jika ada sesuatu yang penting untuk dibicarakan berdua.
Iclal mengatakan jika dia perlu bicara karena Yigit sudah bercerai, dan Iclal mengatakan apa yang akan mereka lakukan selanjutnya.
Yigit mengatakan kalau yang terpenting adalah masalah tentang Mert.
Iclalpun langsung menjawab kalau dia ingin melakukan pernikahan lagi.
Ditempat lain, di hotel Elmas.
Elmas terlihat sudah kehilangan semua harapannya dan ingin bunuh diri melompat dari jendela
Elmas berkata
" Aku sudak tidak bisa, Maafkan aku anakku, tidak ada yang percaya dengan Ibumu lagi, Mari kita pergi dari sini, aku tidak bisa berpikir untuk melakukan ini"
Saat Elmas ingin terjun dari jendela, ada Nur datang, Nur terlihat syok karena Elmas ingin melakukan bunuh diri. Nur mencoba membujuk Elmas untuk tidak melakukan hal itu.
Nurpun berhasil membujuk Elmas untuk tidak melakukan hal tersebut.
Diskusi antara Yigit dan Iclalpun masih berlangsung , Iclal mengatakan kalau dia akan sia-sia membicarakan soal pernikahannya jika cincin pernikahan Nur masih dipakai oleh Yigit.
Yigitpun menjawabnya dia datang ke sana bukan untuk ingin membicarakan hal itu.
Iclalpun lantas marah karena dia mengandung bayinya yigit dan anaknya sedang sakit lalu Yigit tetap saja memakai cincin pernikahannya kalau Yigit sudah bercerai.
Yigitpun menjawabnya jika Yigit sadar dengan sangat logis tetapi kelogisan tersebut belum tentu bisa diterima.
Iclalpun tetap mamaksa untuk menikah dengan Yigit. Iclalpun mengatakan apakah perlu menunggu kelahiran anak ini baru kau sadar dan untuk menikah.
Yigitpun menjawabnya pada Iclal
" Dengarkan aku, aku bercerai pada Nur bukan untuk kembali padamu "
Iclalpun mengulangi kata yigit sebelumnya
" Kamu bercerai bukan untuk kembali padaku ? bagus, itu sangat bagus "
Yigit mengatakan kalau dia melakukan semuanya itu untuk anak-anaknya terutama bayi dalam kandungan Iclal. Tapi Yigit tidak berpikir untuk memikirkan hal pernikahan.
Yigit mengatakan pada Iclal " aku , tidak mau menginginkan kebahagiaan yang palsu. Segala sesuatu yang palsu pasti akhirnya akan gagal Iclal, Aku tidak menginginkan anakku hidup dalam kepalsuan dimana dengan kegagalan kita "
Saat yigit sedang berbicara ada Firat yang baru pulang, Firat menguping pembicaraan Antara Yigit dan Iclal.
Iclalpun menjawabnya Jika Iclal memahami Yigit dan tidak menginginkan pernikahan, dan Yigit tidak bisa bohong kepada anaknya Iclal bisa merasakan apa yang Yigit rasakan pada anaknya.
Yigitpun menjawabnya Jika Yigit tetap akan merawat Mert dan juka bayi dalam kandungan Iclal tetapi
Yigit mengatakan mereka akan tetap memiliki Ayah tetapi berbeda dan tetap bahagia.
Yigit memberitahu Iclal jika kehamilan itu hanya kecelakaan saja yang tidak disengaja.
Iclalpun menjawabnya dengan nada ancaman jika kedua anaknya akan membenci Ayahnya yang Egois karena meninggalkan Ibunya. Akan selalu benci seumur hidupnya.
Yigit mengatakan dia tidak ingin mendengarkan Iclal lagi
Iclal menjawabnya kalau Iclal tidak akan melupakan dosa yang telah Yigit perbuat. Dia tetap tidak akan pernah melupakannya.
Yigitpun pergi keluar dan melihat ada Firat didepan pintu tetapi Yigit menghiraukannya.
Firatpun menyamperi Iclal dan meminta Iclal untuk tenang agar tidak menyakiti bayi kandungannya
ada Aytul datang dan menanyakan pada Firat untuk apa dia menanyakan soal kadungan anaknya.
Firatpun langsung pergi, Iclal mengatkaan pada Aytul jika Yigit kembali bukan untuk dirinya, Aytul meminta Iclal untuk tenangkan diri dan bersabar. Tetapi Iclal menjawabnya jika dia tidak memiliki kesabaran lagi.
Keesokan paginya Iclal merasa senang melihat pemberitaan Koran yang berisi " Jika Nur telah merebut suami orang dan sudah bercerai "
Sementara Nur yang sepanjang malam tidur di kursi menjaga Elmas yang tertidur pulas.
Elmas terbangun ,
Elmas mengatakan kalau dia tidak suka dengan kehamilannya selalu membuatnya menangis.
Nurpun menjawabnya kalau itu tidak buruk seperti apa yang dipikirkan Elmas dan mengatakan semuany akan baik-baik saja.
Elmas mengatakan pada Nur " Kamu selalu mendukungku disaat aku mengalami kesulitan, kamu mempercayaiku ketika semua keburukanku dan tidak ada yang mempercayaiku, selama hidupku aku tidak akan melupkannya "
Elmas sangat sedih apa yang sudah dia alami hari-harinya. Elmaspun minta maaf pada Nur , kalau Elmas sudah pernah menyakitinya bahkan bukan hanya Nur Tetapi Ibunya, Kakaknya, Cahit, Yigit..
Elmaspun berjanji Elmas akan berusaha menebus semua kesalahannya walau sangat sulit.
Elmaspun mengatakan kebenarannya pada Nur soal Iclal
Jika Elmas yang memberitahunya kalau Nur sudah menikah dengan Yigit.
Elmaspun langsung menangis setelah apa yang dia katakan dia sangat bersalah apa yang sudah dia perbuat.
Nurpun menjawabnya jika dia tidak ingin tahu, apa yang sudah Elmas lakukan.
Nur mengasih tahu pada Elmas kalau hari ini bukan karena Elmas masalahnya yang membuatnya menderita.
Elmaspun meminta maaf pada Nur apa yang sudah dia perbuat.
Nurpun langsung memeluk Elmas yang sedang menangis
Elmaspun mengatakan kalau Hari ini mereka berdua akan benar-benar menjadi kakak-beradik kandung yang baik, Elmas berjanji. :')
Di lain tempat di kamar Mert
Mert sudah bangun dan ada Yigit disana
( Backsound kocak )
Mert : Ayah akan sarapan bareng denganku kan ? Ayah akan mengantarku ke sekolah juga har ini.
Yigit : Baik tapi tunggu dulu Ayah harus meriksa suhu badanmu dulu.
Bagaimana kamu tertidur langsung dengan suhu badanmu sprti itu ?
Mert : Aku tidak tahu.. Mungkin aku tertidur karena Ayah ada disini...
Yigit : yah,,, kamu benar-benar tertidur.
Mert : Apa Ayah akan pergi karena suhu badanku sudah turun ?
Yigit : Lihat mataku, Lihat mata Ayah, apa yang kamu lihat disana ? ( Matamu tajam kaya elang Tolgahan :D )
Mert : Ayah aku sudah besar, jangan perlakukan aku lagi seperti anak bayi lagi.
Yigit terlihat gemas sambil menggelitiki Mert
Yigit : ayo bayi besarku katakan apa yang kamu lihat di mata Ayah.
Mert : ahhh,, ada Kasih sayang Ayah yang besar.
Yigit : Kasih sayang yang besar,bukan ? Kasih sayang Ayah yang besar padamu, dan itulah sebabnya Ayah selalu ada untukmu ketika kamu membutuhkan Ayah. Dimanapun kamu berada, Ayah akan selalu ada disitu, oke ?
Mert : Kemudian Ayah akan tinggal di rumah kita seperti dulu lagi,kan.
Yigitpun langsung tidak bisa menjawab apa yang dikatakan anaknya.
Yigit langsung membangunkan Mert untuk bersiap-siap berangkat sekolah.
Ditempat sarapan, Iclal sibuk dengan koran mengenai Yigit dan Nur itu.
lalu ada Yigit dan Mert datang yang sudah rapih. Mertpun melihat soal isi berita tersebut. Lantas Yigit melihatnya dan kaget setelah apa yang dia lihat.
Nur bersama Elmas di restorant Hotel ternyata orang-orang memandangi Nur saja, Nurpun tidak mengerti mengapa orang-orang melihatinya.
Setelah orang tersebut yang membicarakan Nur pergi, lantas Nur pergi ke tempat mejanya dan Nur kaget melihat ada berita Koran yang memberitahu buruk tentang perceraian dirinya dengan Yigit Kozan.
Yigit dan Iclal berbicara didepan teras, Yigit mengatakan pada Iclal jika Iclal sengaja memberikan Koran itu pada anaknya.
Iclalpun membalasnya : Apa yang kita lakukan Yigit ? Menyewa seseorang untuk mengumpulkan semua berita koran ?
Yigit : Kamu menginginkan dia tahu, bukan ?
Iclalpun membalasnya kalau itu lebih baik tahu sekarang dari pada Mert masih sekolah nanti dia belum tahu dan teman-temannya melihatnya terlebih dahulu malahan Mert malu dihadapan teman-temannya.
Iclalpun mengatakan pada Yigit
" Seharusnya kamu malu pada dirimu, bagaimana kamu menjelaskan ini pada anakmu . Aku sangat yakin kalau kamu tidak akan mampu menjelaskannya pada Mert. Kamu tidak mampu untuk menjelaskan apa yang sudah di lakukan pada Ibunya, bahkan bayi dalam kandungannya. Jika kamu tidka mengatakan ini cepat atau lambat anakmu akan mengetahuinya Yigit "
Yigit menjawab " Aku tahu apa yang harus aku kalukan, aku tidak akan pernah membahayakan anakku dan aku memintamu untuk jangan melakukannya, Dengar ! Apapun yang terjadi di antara kita seharusnya kita memikirkan Mert dan anak kita yang didalam kandungan, dan sebelumnya aku akan memberitahamu, aku melakukan apapun yang aku bisa, aku akan membicarakan ini pada gurunya, aku akan membuktikan apa yang mereka katakan itu ( yang didalam koran ) tapi aku minta tolong padamu untuk tidak bereaksi begitu keras "
Iclal menjawabnya " Aku tidak janji, aku tidak janji Yigit, selama kamu tidak menerima langkah yang kita butuhkan "
Yigitpun langsung masuk kedalam mobilnya.
Sementara Iclal bergumam sendiri " Ini akan menjadi seperti yang aku inginkan Yigit. Kamu tidak memiliki pilihan lain "
Sementara Elmas dan Nur masih di restorant , Elmas membacakan isi koran tersebut
" Status perkawinan Pengusaha Yigit Kozan terungkap , kemudian Ketika Yigit Kozan keluar dari persidangan ternyata yang diketahui Yigit Kozan menikah dengan Nur Demirha seorang Model yang bekerja sama dengan Kerem Sancaktar tersebut, ternyata tidak keluar dengan Iclal Kozan yang menghabiskan tiga tahun dalam keadaan koma, dengan pernikahan Sirih dan perceraian berikutnya... "
Nurpun memberhentikan Elmas yang sedang membaca Koran tersebut. Elmas mengatakan jika nama Nur sudah tercemar.
Nurpun sangat cemas dan tidak percaya apa yang diberitakannya. Elmaspun mengatakan kalau hal ini Iclal yang merencanakannya karena hanya dia yang tahu dan kemungkinan akan dibaca Mert.
Elmas mengatakan semuanya bisa aja jadi buruk, tapi setidaknya Elmas tahu kalau semua ini sudah berakhir.
Elmaspun pergi karena ada urusan yang harus dia urus..
Saat Nur pergi keluar dari gedung ada orang suruhan Yigit untuk terus mengawasi Nur.
Orang suruhannya tersebut memberitahu Yigit kalau Nur sudah keluar dari Hotel.
Yigitpun memintanya untuk terus mengikuti Nur setiap Nur melangkah kemanampun. Yigit mengatakan kalau dia sekarang lagi terjebak macet lalu lintas jadi agak sedikit lama datangnya.
Sementara di Mobil Nur, Nur mendapatkan telepon dari Karem.
Karem mengatakan kalau Nur menjawabnya seperti sedang tidak baik.
Karem mempertanyakan kalau dia sudah membaca koran tersebut dan mengatakan pada Nur kalau Nur harus butuh dukungan seseorang dan Karem mengatakan pada Nur jika dia ingin berbicara dengan Nur mengenai tentang promosi kosmetiknya.
Cahit dan Nazan pergi ke tempat mencari pengacara, Cahit mencoba untuk mengetes test DNA tapi pengacara tersebut tidak meningikan Test DNanya karena pengacara itu tidak percaya pada dokter.
Di sisi lain Elmas juga bertemu dengan pengacaranya, Elmas sangat yakin jika melakukan test DNA ulang dia akan menang.
Iclal dan Firat bertemu bersama di kolam renang, ada asistennya disana tetapi Iclal menyuruh untuk pergi. Firatpun menanyakan pada Iclal mengapa Iclal menyuruh pergi asistennya apa memiliki masalah ?
Iclalpun menjawabnya bahwa masalah dia sekarang adalah Firat. Iclal meminta Firat untuk mejauhi dirinya karena Ibunya mengawasinya dan takut mencurigainya.
Sementara Asisten tadi memberitahu Aytul kalau ada Firat di kolam renang bersama anaknya.
Firatpun memberitahu Iclal kalau dirinya harus tetap tenang dan semuanya akan berjalan seperti yang Iclal harapkan, dan Firat bilang kalau Yigit sudah bercerai lalu apa yang harus di khawatirkan lagi ?
Iclalpun menjawabnya sambil menunjukan jari tangannya
" Dengar Firat, selama tidak ada cincin di jari ini, tidak ada seperti yang diharapkan "
Firatpun menjawabnya terlihat canggung " Iclal , tapi itu bayi kita... "
Lantas Iclal langsung memotong pembicaraan Firat " Firat apa kamu mencoba menguji kesabaranku ? "
Firatpun kembali menjawabnya kalau Iclal suruh menjaga bayinya saja, Firat menginginkan keduanya tetap baik-baik saja, dan meminta Iclal untuk tidak terus membuat dirinya setres karena akan menganggu kesehatan Iclal. Firatpun mengatakan apakah Iclal masih belum puas apa yang sudah dia dapat ?
Iclal menjawabnya kalau dirinya belum puas...Iclal mengatakan selama Yigit belum kembali padanya tinggal dirumahnya lagi, selama Iclal belum kembali menjadi Iclal Kozan lagi, Iclal merasa belum puas dengan yang ada.
lalu ada Asistennya datang dan mengatakan kalau sudah menyiap pakaian untuk Icla, dan Iclal bisa memilih pakaian yang baik untuk berpergian.
Saat Iclal mau pergi, Firat mengatakan sesuatu " Kamu ingin pergi kemana ? "
Iclal menjawabnya sambil pasang muka jutek ke Firat " Tebak saja aku ingin pergi kemana Tn Firat. "
Lantas Firat diam saja dan Iclal pergi dari tempat kolam renang dan ingin mengganti pakaiannya.
Sementara Nur yang menunggu ditempat makan kedatangan Karem, Nur memakai kaca mata hitam dan menutupin wajahnya karena takut dengan pemberitaan dirinya.
Tapi Nur terkaget, kalau Yigit datang menyamperinya.
Yigit : " Apa yang terjadi ? "
Nur : " Tidak... Yigit " ( Nur tambah panik dengan kedatangan Yigit, tetapi Yigit santai saja )
Yigit : " Kamu lepas kaca matamu agar tidak mengundang banyak perhatian "
Nur : " Oh, jadi kamu ingin membuatku gila ? apa ini ? kemanapun aku pergi kamu selalu muncul didepanku, bagaimana kamu bisa menemukanku, atau kamu menyewa seseorang untuk mengikutiku,kan ? "
Yigitpun menjawabnya kalau dia tidak tahu bagaimana para Pers bisa mendapatkan memperoleh Informasi perceraiannya.
Yigit menanyakan pada Nur " Nur, tidak ada masalah dengan pemberitaan di koran,kan ? "
Nur : " apa yang kamu ingin lakukan emangnya ? Kamu ingin membeli semuanya ? "
Yigit : " Aku hanya khawatir denganmu "
Nur : " Jika kamu benar-benar mengkhawatirkan tentangku , jangan lagi kamu datang ke aku lagi "
Yigit : " Jangan mencari hal yang tidak bisa aku lakukan Nur "
Nur : " Aku bilang padamu untuk pergi dari sini, Mereka (Pers) akan melihat kita dan orang-orang akan mengenali kita, kemudian nanti bakal ada pemberitaan buruk lagi "
Yigit : " aku tidak peduli dengan Pers yang melihatiku bersama dengan Istriku... "
Nur : " Mantan.... Mantan istrmu.... "
Yigit dan Nur tidak menyadari saat mereka berbicara bersama, ada Karem datang.
Nur : " Kamu tidak bisa hanya muncul kapanpun yang kamu suka, aku tidak menginginkannya, apa kamu mengerti ?, aku tidak menginginkan itu "
Yigit : " Aku tahu betapa pentingnya malam ini untukmu, aku tidak ingin berita yang tersebar membayangi malammu, aku berusaha untuk melakukan apapun untukmu... "
Saat Yigit berbicara Nur melihat ada Karem, Yigitpun menoleh kebelakang dan melihat kehadiran Karem.
Yigit terlihat langsung ilfil dengan kedatangan Karem dan bertanya pada Nur
Nur meminta Yigit untuk tidak melakukan sesuatu yang membuat keadaan semakin memburuk.
Yigit menjawabnya " Siapa ? Yahhh ? Tentu saja tidak, sayangku, dengan dia kan ?
Nur : " Yigittt "
Karempun perlahan-lahan berjalan mendekati meja yang diduduki Nur dan Yigit.
Yigit : " Ayo.. Ayo. duduk disampingku, Duduklah disini, jangan hanya melihati kami dari kejauhan, kamu tidak bisa melakukan apapun karena aku disini "
Karem : " Pertama-tama aku menyapamu, Apa kabar Tn, Yigit "
Yigit hanya memainkan kepalanya menjawab Ia .
Nur : " Hallo Tn, Karem. Yigit bukannya kamu ingin pergi bukan .. "
Yigit awalnya diam lalu mengatakan " Ya.. aku baru saja ingin pergi, semoga pekerjaanmu menyenangkan "
Yigitpun mendekati Karem dan membisikan ditelinga Karem " Aku mengawasimu, jadilah seorang pria, jadilah seorang pria "
Yigitpun mengatakan semoga hari-hari mereka menyenangkan sambil tersenyum dan pergi meninggali Karem dan Nur .
Karempun duduk, saat Karem duduk. Nur menanyakan pada Karem apa yang dibisikan Yigit tadi padanya.
Karempun menjawabnya " Yigit dan aku sangatlah berbeda, kami adalah orang-orang dari dunia yang berbeda, jadi jangan merasa bersalah karena suamimu berperilaku seperti ini untukku. Bukan Hal yang serius yang Yigit bisikan, atau ancaman "
Nur : " Dia tidak mengancammu kan "
Karem : " Mari kita tidak membicarakan hal ini lagi, bisa?, tidak penting apa yang dia lakukan, tapi yang terpenting adalah apa yang kamu lakukan "
Karem meminta Nur untuk melupakan sementara masalah pemberitaan Pers dan juga Yigit yang sudah membuat kesalahan yang membuat kehilangan Nur, dan Nur memutuskan untuk berjalan tanpa Yigit. Dan karem mengatakan kalau Nur memutuskan sendiri apa yang dia lakukan, Karem meminta Nur agar masalah Yigit tidak menghalanginya.
Yigit yang dari jauh dalam mobil, terlihat kesal. Yigit mencoba keluar tapi ragu karena takut membuat masalah lagi.
Yigitpun bergumam sendiri didalam mobil " apa yang ingin kau lakukan Yigit ? kau sudah mengatakan pada pria itu ? untuk menjadi seorang pria sejati, kamu mengatakan pria itu menjadi seorang pria dan kamu juga harus menjadi seorang pria ", Yigitpun pergi.
Yigitpun pergi ketempat agency pekerjaan Firat, orang-orang pekerja disana menatapi Yigit.
Yigitpun menanyakan kepada mereka semua " kenapa kalian, baru pertama kali melihatku ?, Bosmu tidak bilang untuk mengurus pekerjaanmu sendiri ? ayo sana kalian bekerja lagi " ( Yigit sambil tepuk tangan )
Seorang Asisten Firatpun mengatakan pada Yigit, kalau Firat tidak ada disini.
Yigitpun bilang kepada asistennya kalau Yigit menunggunya dan menyuruhnya untuk datang, lantas Yigit pergi ke ruang kerja Firat.
Yigit di ruang kerja Firat melihati album-album foto Nur, tak berlangusng Firat datang dan Asistennya mengatakan kalau Yigit telah menunggunya di atas. Sementara Yigit yang dari melihati foto-foto milik Nur.
Firatpun datang dan menyamperi Yigit
Firat : Bagaimana ? Apa kamu menyukainya ?
Yigit : Sejujurnya aku tidak menyukainya, tapi aku membencinya. Ini bukan seperti wanita yang aku kenal ku cintai.
Firatpun menanggapi sambil bergurau, kalau hal ini belum dapat penilaian izin baik dari Yigit.
Yigit menjawabnya juga sambil bergurau, kalau dia hari ini akan menilainya dan Yigit mengancam Firat untuk malam nanti, lantas Yigit menanyakan kepada Firat yang tiba-tiba terlihat muka Firat pucat.
Yigitpun pergi dari tempat agency Firat dan mengatakan pada Firat kalau dia akan melihatnya nanti malam.
Firatpun bergumam sendiri " Ini bakal akan menjadi malam yang panjang "
Di malam hari,
Nur yang bersiap-siap dan memiliki keberaniannya untuk promosikan produk Sancaktar tapi masih diambang dengan pemberitaan buruknya lewat Koran.
Karempun datang membawakan hadia pada Nur sebuah kalung, awalnya Nur tidak mahu karena Nur beranggapan itu hadia dari pribadi Karem, tapi Karem mengatakan kalau kalung itu dari perusahaan, lantas Nur memakainya dan Karempum memasangkan kalungnya ke Nur.
Saat Nur ingin keluar Hazal melihatinya, Hazal sangat mengenal kalung tersebut yang pernah di pakai oleh Inci .
Iclalpun juga akan datang ke hadiran tersebut tapi Iclal hanya bersembunyi di luar dalam mobil, Firat menghubungi Iclal dan mengatakan untuk tidak membuat masalah, karena malam ini malam yang sangat penting baginya.
Firatpun menutup teleponnya dan mengatakan pada Iclal kalau harus pergi sekarang dan malam ini akan benar-benar penting untuk agencynya. Setelah Firat menutup telepon Iclalpun bergumam " Ini juga malam yang penting bagiku "
Yigitpun datang dengan mobilnya, Yigitpun tidak menyadari kalau Iclal juga datang ke acara tersebut.
Nurpun siap tampil di hadapan publik, ia mengatakan bahwa malam ini akan berjalan dengan lancar.
Nurpun diantarkan dengan Karem untuk menuju Podium.
Yigitpun datang masuk kedalam tapi diikuti oleh Iclal dibelakangnya, Nur yang melihat kehadiran Yigit dan Iclal disana. Saat nur ingin bicara, Nur tampak gerogi.
Yigitpun kaget dengan kedatangan Iclal yang tidak diketahuinya. Semua orangpun langsung ramai berbisik-bisik sendiri dengan temannya.
Karemcem meminta Nurpun perlahan-lahan bicara dipodium kepada orang-orang yang hadir.
Sementara Yigit menanyakan pada Iclal " Kenapa kamu tidak memberitahuku jika kamu juga datang ? "
Iclalpun membalasnya " Dan kenapa kamu juga tidak memberitahuku Yigit ? "
Yigitpun mengatakan pada Iclal kalau ini bukan lelucun, orang-orang mala tertuju melihati Mereka berdua.
Karempun menyuruh Nur untuk melanjutkan bicaranya, Nur sangat gerogi tapi dia berhasil melanjutkan bicaranya. Nur begitu tidak percaya juga Yigit dan Iclal datang kesana.
Yigitpun yang tadi ingin pergi tapi di tahan Firat , Firat mengatakan kalau Yigit pergi mala menarik perhatiaan dan menyuruhnya untuk tetap tunggu.
Nurpun selesai bicaranya dan Nur langsung pergi dari podium dan Elmaspun mengikutinya , Yigit yang mau niat menyamperi Nur tapi ditahan Firat. Yigit merasa bersalah karena dia mengatakan pada Nur kalau ini akan menjadi malam istimewanya.
Tapi Yigit tetap memaksa untuk menyamperi Nur.
Firatpun mengatakan terlihat sedikit kesal dengan iclal " Terima kasih Iclal, Terima kasih banyak "
Sementara Nur yang tidak percaya dengan kehadiran Yigit disana yang datang bersama-sama dengan Iclal.
Yigitpun datang dan masuk kedalam.
Nur : Keluar !
Yigit : Dengarkan aku Nur.. Biarkan aku jelaskan..
Nur : " Apa yang ingin kau jelaskan ? Bagaimana kamu bisa datang bersama Iclal. malamku ini sudah hancur, Elmas panggil Security "
Elmas : " Aku.... Aku menunggi di luar pintu saja ya... " ( Elmaspun pergi keluar ruangan )
dan mengatakan untuk menyelesaikan masalah berdua.
Nur : Elmas panggil Security .. baik biar aku yang meneleponnya.
Yigit : " Dengar.. Aku tadi datang kesini sendirian, aku bersumpah padamu, kalau aku tidak tahu jika Iclal datang. "
Nur mengatakan Yigit kalau itu akan membuatnya tambah malu di publik.
Yigit tetap menjelaskan Nur " apa kamu mendengarku ? Aku mengatakan aku tidak tahu kalau ada Iclal. Aku datang sendirian, aku bersumpah padamu. Percayalah ! "
Nur : " Apa aku peduli ? apa aku peduli ? Kenapa kamu bisa disini ? "
Elasmpun mengetuk pintu dari luar dan mengatakan kalau sekarang giliran Nur untuk ke podium.
Nur tetap mengatakan pada Yigit kalau Yigit seharus tidak berada disini baik sendiri maupun bersama dengan Iclal.
Yigit menjawabnya sambil sangat menyesal dan berteriak " Ya kau benar, aku seharusnya tidak berada disini. Aku seharusnya tidak berada disini... Tapi.. Ketika aku melihatmu dengan pria itu.... "
Elmaspun mengetuk pintu... Elmas mengatakan kalau Pidatonya sudah selesai.
Yigit : Apa yang bisa aku lakukan? Aku tidak bisa menahannya, aku tidak tahan dan aku datang kemari.
Nur menanyakan pada Yigit apa maunya sekarang,sementara di luar Elmas yang terus memanggil Nur.
Yigit : Aku tidak bermaksud ingin merusak malammu.
Nur : Aku menginginkan tidak ada keributan , Ini adalah malamku, aku tidak akan biarkan malam ini terusak.
Nurpun langsung keluar ruangan dan menuju ke tempat podiumnya.
Saat Nur ingin maju ke podium Yigit dibelakangnya dan Nur memberitahu Yigit
" Jangan mengangguku, aku berusaha ingin bernapas, aku ingin bernafas jauh darimu. Apa kamu mengerti ?
Yigitpun menjawabnya " Perjuanganmu tidak akan sia-sia, Apapun yang kamu lakukan. Kita tidak bisa bernafas tanpa satu sama lain Nur ".
Karem memanggil Nur, Nurpun langsung naik ke atas podium.
Nurpun selesai membacakannya dan disaat para Pers menanyakan, tetapi para Persnya menanyakan soal masalah hubungannya dengan Yigit, meskipun Karem mengingatkan mereka untuk mengajukan pertanyaan tentang bisnis. Nur tidak mengatakan apa-apa dan pergi meninggali para wartawan. Nur pergi ke toilet.
Sementara Yigit mencoba untuk mengajak Iclal untuk keluar dari tempat acaranya, Iclal mengatakan kalau dia ingin pergi ke toilet terlebih dahulu. Yigitpun menunggu Iclal di luar.
Iclalpun masuk ke toilet dan mengatakan pada Nur
" Tunggu dulu Nur, ini akan menjadi malam yang panjang "
Sementara Yigit yang di luar berbicara sendiri
" Dia benar.. Dia benar.. aku salah, tapi aku.. aku memiliki rasa cemburu padanya "
Iclal mengatakan pada Nur kalau Iclal akan mengambil kembali semua yang Nur curi, dan tidak akan ada lagi yang mempercayai Nur.
Nur mencoba untuk keluar tapi di halangi Iclal.
Iclal mengatakan kalau sekarang dia berada di depan Nur dan mengandung anaknya.
Dan iclal mengatakan sekarang dia bisa lebih kuat dari sebelumnya..
Nurpun tidak takut, langsung menarik badan Iclal dengan sekuatnya, lantas Nur berhasil keluar dari pintu Toilet.
Iclal dengan otak liciknya mencoba melukai dirinya sendiri agar memar-memar di wajah, Iclal berkali-kali menamparkan dirinya dan menjedotkan kepalanya ke tembok.
Nurpun berlarian dan menemui Elmas, Nur meminta Elmas agar pergi dari sini, Elmas menanyakan kenapa ?, Nur bilang kalau dia tidak ingin bertemu wanita itu ( Iclal ) karena dia mencoba ingin memperdayakannya dan mempermainkannya. Saat Elmas mau mengajak Nur pergi, tapi Nur menyadari kalau Ini adalah malam baginya, Nurpun tidak jadi pergi.
Di sisi lain Karem marah pada Firat, karena sudah merusak malamnya.
Tiba-tiba Iclalpun datang orang-orang pada melihatinya , saat Nur berbicara dengan Elmas. Elmas kaget melihat Iclal dan mengatakan pada Nur " Nur apa yang kamu lakukan ? ". Nur segera menoleh kebelakang dan melihat Iclal yang wajahnya penuh dengan luka memar.
Yigit yang di luar nampak gelisah dan menunggu Iclal tidak datang-datang.
Para Wartawanpun keluar dan menanyakan sesutu pada yigit
" Yigit bagaimana dengan Istrimu ? apakah sulit ketika Dia ( Iclal ) sudah dasar sementar kamu menikah dengan Nur ? "
Lalu ada wartawan yang menanyakan pada Yigit " Apa kamu sudah menghabiskan malam dengan mantan Istrimu ? "
Yigitpun marah dan menanyakan siapa yang menanyakan hal itu.
Tiba-tiba ada Iclal keluar yang wajahnya penuh dengan memar dan memanggil " Yigit "
Yigit kaget melihat Iclal dengan keadaan kondisi seperti itu dan juga para Pers.
Iclalpun berteriak disana " Dimana dia ( yigit ) lihatlah mantan istrinya yang melakukan ini "
Iclal menyuruh para pers untuk mengambil gambar wajahnya.
Iclal : " Ambil gambarnya, lihatlah mantan istrinya yang melakukan aku seperti ini yang sedang hamil, ambil gambarnya "
Nur, Elmas, Firat dan Karem keluar, melihat Iclal yang berteriak pada Pers di luar.
Nurpun mengatakan sesuatu kalau dia tidak melakukan hal tersebut.
Yigit yang hanya bisa diam melihatnya..
Keesokan harinya... Nur tidak ingin berbicara pada siapapun hanya melihati surat kabar mengenai berita dirinya dan terus mengulangi kata kalau dia tidak melakukannya.
Di perkebunan Kozan, Yigit yang tidur ruang kerjanya. Iclalpun menyamperinya
" Apa kamu tidur dengan baik sayangku Yigit ? "
Yigit : Kamu memanggil dokter, apa kamu memangiglnya ? "
Iclal : Ya.. Mungkin ada sesuatu yang terjadi dengan masalah bayi kita ..
Yigitpun mengulai katanya lagi " Dokter... kau memanggilnya ?"
Iclal : Aku memanggilnya.untuk memeriksaku agar aku bisa beristirahat .
Yigit : kalau begitu pergilah kemudian kamu berbaring dan beristirahat.
Saat mereka berbicara dibalik pintu luar ada Aytul yang mengupingnya
Iclal pun mengatakan kalau tadi malam membuat dirinya kesal dan tidak bisa beristirahat, Iclal mengatakan kalau wanita itu memukulinya saat dia hamil. Untungya Iclal tadi malam dia tidak pergi menghubungi Polisi. karena hal itu akan membuat keluarganya malu.
Yigitpun menjawabnya apakah Iclal bersungguh-sungguh, kalau Iclal sendiri yang datang tadi malam kesana. Kalau tidak membuat keluarganya malu.
Aytul masuk kedalam,
Iclal mengatakan pada Ibunya jika Yigit tidak membelanya
Yigit menjawabnya sambil memegang kepalanya " jangan bicara omong kosong lagi Iclal "
Iclalpun terus berteriak pada Yigit, Aytul mencoba untuk memenangkan Iclal karena iclal sedang hamil dan tidak boleh setres berlebihan. Iclal mengatakan kalau seperti ini terus dia tidak bisa bersabar terus, Iclal langsung pergi keluar.
Aytul mengatakan pada Yigit untuk tidak terus seperti ini, dan apakah Yigit tidak melihat kalau Iclal dipukuli memar-memar, dan mengatakan wanita yang dipukuli itu adalah wanita yang sedang menghamil anaknya.
Yigit menjawabnya kalau dia tahu Iclal hamil, tapi Yigit tidak pernah mengatakan apa-apa soal kasus ini, Yigit tidak bisa bicara dan tidak ingin mengatakan apa-apa.
Lantas Aytulpun menanyakan apa yang ingin dikatakan Yigit.
( Iclal nguping dari balik pintu )
Yigit menjawab : " Bibi ? Nur ? Dia yang mengikutinya ke toilet? iclal ? Apakah kamu benar-benar berpikir kalau Dia yang melakukannya terhadap Iclal ? , aku tidak tahu.. aku benar tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya Bibi. Aku tidak tahu bagaimana Iclal bisa seperti itu. Hanya satu hal yang paling aku tahu dan itu adalah Nur dia tidak mungkin melakukan hal itu. "
Yigitpun langsung pergi keluar dari ruangan.
Nur dan Elmas meninggalkan tempat hotel, Nur berpakaian mencoba untuk menutupi identitasnya memakai topi dan Kaca mata tetapi orang-orang masih nampak mengenali Nur. Orang-orang yang melihati Nur, sambil berkomentar buruk mengenai Nur, ada suruhan pengawas Yigit yang terus memantau Nur. Nur awalnya nampaknya curiga dengan orang tersebut. Nurpun langsung pergi sendiri dengan mobilnya dan suruhan Yigit juga mengikutinya
Diperushaan Karem, Karem bersama Hazal dan Firat sedang membicarakan masalah kampanye tersebut Karem sangat tidak puas dengan acara yang dibuat oleh Firat. Firat mencoba untuk menjelaskannya tetapi Karem menyuruh Firat untuk keluar dari ruangannya. Hazal sangat menyukai keputusan yang diambil oleh Karem, diluar Firat terlihat gelisah lalu mencoba menghubungi Iclal dan Firat mengatakan kalau dia ingin kerumahdan bicara dengannya.
Sementara Nur yang sedang menyetir mobil, Nur menyadari kalau dia sedang diikuti. Nur beranggapan kalau yang dia ikuti dengan Paparazi, tapi pada akhirnya Nur menyadari kalau dia pasti diikuti oleh suruhan Yigit.
Nur berhasil menjauh dari mobil yang suruhan Yigit, Nurpun berniat ingin pergi ke perkebunan Kozan dan Nur berharap kalau disana Yigit dan Iclal ada dirumahnya.
Di rumah Kozan kamar Iclal, Aytul meminta untuk Iclal jangan melakukan hal itu dan Aytul menanyakan kenapa wajahnya Iclal bisa seperti itu, Iclal menjawabnya kalau dia memiliki seribu cara dan tidak akan berhenti memiliki segala cara.
Yigit yang dihalaman Kozan sedang menuntun anaknya untuk pergi ke sekolah, Yigit meminta pada supirnya kalau terjadi yang tidak menyenangkan di sekolah langsung hubungi Yigit.
Saat Yigit masuk kedalam rumah lagi dan Cahit pergi keluar dengan mobilnya, Firat datang nampak terlihat sangat kesal karena Iclal sudah menghancurkan acaranya. Firatpun menuju ke kamar Iclal.
Yigit menghubungi pesuruhnya yang mengikuti Nur, tetapi pesuruhnya kehilangan keberadaan Nur.
Iclal menjelaskan pada Aytul untuk melakukan cara yang bisa dia lakukan dan menyuruh Aytul untuk pergi dari kamarnya. Aytul sangat tidak tahu apa yang Iclal lakukan, dan meminta agar Iclal jangan bayi dalam kandungannya selalu menjadi senjata dan tamengnya, meminta Iclal untuk tidak terlalu melakukan hal yang membuatnya setres karena takut akan membahayakan kandungannya.
Iclalpun menjawab kalau dia udah merasa bosan mendengar ocehan Ibunya dan menyuruhnya untuk pergi dari kamarnya, saat mereka bicara ada Firat datang, Firat menyadari kalau didalam kamar sedang ada Aytul.
Saat Aytul ingin keluar, Firat bersembunyi, ketika Aytul sudah pergi. Firat masuk kedalam. Iclal mengira kalau Aytul masuk lagi kedalam tapi dia kaget yang datang itu adalah Firat.
Iclal menyuruh Firat untuk keluar, dirinya takut bila diketahui oleh Firat dan Ibunya.
Firatpun menjawabnya " Kenapa Iclal, kamu takut dalam keadaan sulit ? bagaimana denganku tadi malam ? "
Iclal membalasnya " Aku tidak bermaksud untuk menyakitimu tadi malam "
Firat menjawab sambil berteriak kalau dirinya tidak memintanya dan malam itu adalah malam yang sangat penting bagi dirinya dalam hidupnya dan Firat sudah mengatakan pada Iclal kalau malam itu adalah malam yang sangat penting dan sudah mengatakan pada Iclal untuk tidak mengacaukan malam itu, tapi Iclal mala melakukan hal itu. Firat mengatakan apa yang sudah dia lakukan dan apa yang sudah Firat lakukan untuk Iclal.
Iclal menyuruh Firat untuk diam dan tidak berteriak, Iclal takut kalau orang-orang didalam rumah mendengarnya.
Firatpun tambah berteriak dan mengatakan kalau Iclal tidak memikirkan Firat tetapi hanya memikirkan dirinya aja,
Iclal terus meminta Firat untuk tenang dan tidak berteriak keras-keras.
Di luar, Aytul mendengar keributan dari kamar Iclal. Aytulpun menanyakan pada Asistennya Iclal berbicara dengan siapa, asistennya menjawab menurutnya Iclal sedang berbicara lewat telepon, lantas Aytul penasaran dan menuju ke kamar Iclal.
Sementara Iclal dan Firat masih berbicara satu sama lain
Firat : Satu hal yang aku ingin darimu, satu hal. Setelah apa yang aku lakukan terhadapmu, apakah kamu berterima kasih dengan cara seperti itu ?
( Aytul yang di depan pintu Iclal mendengar suara Firat berteriak )
Firat : apa kamu tidak memikirkan pekerjaanku dan aku akan kehilangannya? dan bagaimana aku dipermalukan dengan hal itu ?
Firat terus berteriak kalau Iclal tidak pernah memikirkan dirinya, di luar pintu Aytul menguping pembicaraannya.
Sementara Yigit yang panik karena kehilangan jejak Nur, tiba-tiba ada suara gedoran pintu bunyi, Yigitpun menyamperinya dan membukanya ternyata Nur datang kerumahnya, Yigit merasa kaget dengan kehadiran Nur.
Nurpun mengatakan pada Yigit " Bagus, kamu disini, dimana dia ( iclal ) dimana dia ? "
Yigit : " Nurrr "
Nur : " Aku tidak akan pergi dari sini sampai aku belum berbicara denganmu dan juga Iclal "
( Nur sambil berjalan menuju ke kamar Iclal ) Yigit mencoba untuk menenangkan Nur.
Aytul yang didepan pintu kamar Iclal mendengar kalau ada Nur datang, Aytul merasa bingung diantara kamar Iclal ada Firat dan juga ada Nur yang datang.
Di kamar Iclal tiba-tiba Firat berteriak kencang " Jawab aku, bagaimana mungkin kamu bisa melakukan ini ( melukai dirinya ). jawab aku, kamu bisa saja membahayakan bayimu "
Aytul yang merasa panik serta cemas dengan apa yang terjadi dan juga yang dibicarakan oleh Firat bersama Iclal di kamar.
Iclal menjawab pertanyaan Firat kalau dia melakukannya tidak ada hubungannya dengan Firat.
Sementara Nur yang sedang berjalan di bawah mengatakan pada Yigit " Aku kesini bukan ingin mencari masalah, tapi aku mempertanyakan dia mengapa dia membohongiku dengan cara itu "
Aytul merasa benar-benar panik dengan keadaan yang ada, Aytulpun merasa tidak tahan dan masuk ke kamar Iclal, saat Aytul masuk, Firat mengatakan pada Iclal " Tidak ada masalahnya denganku ? Itu bayiku dan itu juga ada hubungannya denganku "
Aytulpun terkaget yang dikatakan Firat.
Aytul : " Kamu "
Aytul " Apa yang kamu katakan ? " ( sambil berjalan menuju ke arah Firat dengan muka penuh dengan penasaran dan kaget )
Aytul ; " Apa yang kamu katakan tadi ? Apa yang kamu katakan tadi ? apa yang kamu katakan tadi ? "
Aytulpun berteriak sambil menarik jaket yang dikenakan Firat,
Keadaan di kamar Iclalpun begitu tegang, ditambah kehadiran Nur dan Yigit
dan Aytul yang terus berteriak pada Firat " Apa yang kamu katakan tadi ? "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar